Searching...
Selasa, 25 Oktober 2016

Kelompok Biro Jasa CPNS Penipu Ditangkap, Waspadai Modusnya!!


Kelompok Biro Jasa CPNS Penipu Ditangkap, Waspadai Modusnya!!
CPNS-INDONESIA : Direktorat Reserse Kriminal Polda Jambi berhasil membongkar aksi penipuan dengan modus memberikan jasa bisa meloloskan menjadi CPNS. Adapun jumlah korban penipuan yang sudah melapor mencapai 210 orang.

Kapolda Jambi Brigjen Pol Yazid Fanani membenarkan bahwa pihaknya sudah mengamankan 6 orang tersangka kasus penipuan. Yang mana ke 6 tersangka tersebut masih berstatus PNS aktif masing-masing berinisial USM, DA, EJ, ER, DPM, KH dan MD

“Sekitar akhir tahun 2015, tepatnya antara bulan oktober s/d desember tahun 2015, Polda Jambi menerima laporan tentang adanya dugaan kasus penipuan atau  penggelapan sebagaimana dimaksud  dalam  pasal 378 atau 372 KUH-Pidana dalam kasus penerimaan CPNS. Jumlah laporan yang diterima adalah 5 (lima) laporan,” ujar Kapolda Jambi.

Adapun modus operandi dari kelima laporan yang sudah diterima adalah para pelaku mengaku bisa meloloskan mereka menjadi CPNS tanpa tes hanya dengan syarat fotocopy ijazah dan pas photo. Dan dikatakan bahwa dalam proses pengurusannya melalui orang yang bekerja sebagai pegawai di BKN (Badan Kepegawaian Negara).

Pada saat menawarkan janji kepada korban, para pelaku meminta sejumlah uang dengan alasan untuk biaya administrasi sebesar 60 - 150 juta per orang. Uang tersebut dibayar kepada para pelaku secara bertahap (sebagian).

Kemudian setelah menerima uang muka tersebut beberapa bulan kemudian para pelaku menyerahkan surat kepada korban surat petikan Kep. Menpan dan RB RI tentang pengangkatan CPNS (fotocopy dokumen palsu), surat keputusan tentang pengangkatan CPNS atas Nama Korban ( fotocopy dokumen juga palsu).

Kemudian, surat penetapan nomor identitas Pegawai calon PNS yang diterbitkan BKN Pusat berula fotocopy dokumen palsu.

Setelah melihat dan menerima dokumen-dokumen palsu tersebut kemudian para korban pun merasa yakin diterima sebagai PNS, selanjutnya para korban menyerahkan sisa uang sebagai tanda pelunasan seperti perjanjian mereka sebelumnya kepada pelaku.

Namun sejak pelunasan yang diberikan kepada pelaku, para korban tidak satu pun dipanggil atau tercatat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Kantor BKD daerah domisili korban seperti sesuai dengan kesepakatan mereka diawal. Merasa telah tertipu kemudian para korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib

Adapun barang bukti yang sudah berhasil diamankan oleh petugas seperti dokumen-dokumen (fotocopy & diduga palsu) menyerupai surat-surat resmi yang dikeluarkan oleh BKN Pusat, ada sejumlah slip setoran Bank dan Kwitansi pembayaran.

“Jumlah korban diperkirakan sekitar 210 orang dan kemungkinan bisa bertambah, dari hasil pemeriksaan, jumlah kerugian sementara yang ditimbulkan apabila ditotalkan mencapai Rp8,7 miliar. hal ini tidak menutup kemungkinan bisa bertambah apabila korban bertambah juga”, Ujar Kapolda Jambi.

Akibat perbuatan mereka, tersangka dijerat dengan Pasal 378 atau 372 KUH-PIDANA. Kemudian sampai saat ini proses penyelidikan masih terus dilakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan biro jasa CPNS lain.

Tes CPNS itu sebenarnya mudah apabila kita tahu trik untuk menghadapinya, gampang untuk dikerjakan apabila tahu cara menjawabnya. Pelajari panduan menguasai soal-soal Latihan CPNS KEMENTERIAN DAN LEMBAGA NEGARA 2017, baca selengkapnya Soal Latihan CPNS KEMENTERIAN DAN LEMBAGA NEGARA 2017