Searching...
Rabu, 20 April 2016

Update Terbaru, Rekrutmen CPNS 2016 Kembali Dibuka


Jakarta- Sejak tanggal 1 Januari 2015 pemerintah sudah memutuskan untuk memberlakukan moratorium (menghentikan sementara) proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Adapun tujuan dari moratorium tersebut untuk mengejar target jumlah ideal PNS sebanyak 1,5% dari keseluruhan jumlah penduduk Indonesia

Namun kebijakan tersebut bukan berarti pemerintah menghentihan sama sekali proses seleksi penerimaan atau rekrutmen CPNS. Untuk formasi-formasi tertentu melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) masih akan tetap membuka pendaftaran CPNS

"Moratorium kecuali pendidik, tenaga kesehatan, penegak hukum, penyuluh ekonomi, ada pertanian, peternakan, perikanan," ujar Menteri PANRB Yuddy Chrisnandi beberapa waktu lalu.

Tahun 2016 ini pemerintah membuka kesempatan penerimaan CPNS dan dalam waktu dekat akan segera mengumumkan jadwal dan formasi seleksi ujian CPNS 2016.


Rencana Formasi CPNS

Sejalan dengan rencana tersebut, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melalui Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Herman Suryatman mengatakan ada beberapa formasi CPNS yang akan mendapatkan peluang untuk melaksanakan penerimaan CPNS seperti tenaga pendidik, tenaga medis dan tenaga teknis.

"Jadi untuk guru, tenaga kesehatan dan jabatan fungsi tertentu yang benar-benar dibutuhkan‎ masih dibuka," kata Herman saat berbincang dengan Liputan6.com, Senin (18/4/2016).

Mengenai proses perekrutan Dia menjelaskan untuk bidang-bidang yang akan dibuka tersebut akan melalui mekanisme seperti tahun 2014. Begitu pula dengan jadwal pendaftaran juga akan segera diumumkan kepada publik.

"Saat ini instansi‎ sudah mengajukan jumlah dan formasi ke Kementerian PANRB. Nanti Pak Menteri yang menetapkan jadwal," papar dia.

Moratorium yang sampai saat ini berlangsung membuat jatah penerimaan pegawai negeri sipil baru menjadi berkurang. 

"‎Tetap penerimaan PNS tapi dilakukan dengan pendekatan moratorium dan negatif to zero growth. Seperti di sekolah kedinasan, seperti IPDN buka hanya jumlah tidak seperti dulu. Hanya kami batasi tidak sampai 1.000 orang hanya 900 orang. STAN itu juga kita batasi tapi kan total kedinasan tidak sampai 10 ribu. Itu masih ada untuk memenuhi kebutuhan teknis pemerintah," jelas dia.

Walaupun dilakukan penurunan jumlah kuota penerimaan CPNS tahun ini, tetapi pemerintah bertekat akan memperbaiki kinerja PNS. "Yang sesuai UU itu yang berintegritas, berdisiplin, berpendidikan, profesional, kompeten, inovatif. Bisa mengakses komputer, cakap berbahasa dan komunikasi, disiplin tinggi, harus dibenahi dan dirasionalisasi," jelas dia.

Batas Akhir Pengajuan Formasi CPNS 2016

Daerah-daerah yang mengajukan penerimaan CPNS 2016 dihimbau untuk mengumpulkan formasi CPNS di daerah masing-masing. Begitupun dengan pengisian e-formasinya agar segera dilengkapi.

“Batas waktu pengisian e-formasi hingga akhir April 2016,” ujar Asisten Deputi Perencanaan dan Sistem Informasi SDM Aparatur Kementerian PANRB Subowo Djoko Widodo.

Jadi jika ada daerah yang masih juga belum mengisi dan melengkapi e-formasi dengan benar atau belum lengkap sampai batas waktu yang sudah ditentukan maka daerah tersebut tidak akan mendapatkan kesempatan untuk mengadakan rekrutmen CPNS 2016

Adapun penggunaan aplikasi e-formasi sudah ditetapkan Kementerian PANRB sejak tahun 2014 lalu. Seluruh daerah yang mengajukan penerimaan formasi CPNS tidak perlu lagi menggunakan cara manual dengan datang ke Kementerian PANRB karna sudah dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi e-formasi.

Bocoran Formasi

Secara pasti Kementerian PANRB masih belum mempublikasikan bidang apa saja yang akan dibuka untuk penerimaan CPNS tahun 2016 ini.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB Herman Suryatman mengatakan instansinya bulan ini sedang menyeleksi formasi yang lolos di rekrutmen CPNS 2016.

Dia mengungkapkan adapun proses seleksi CPNS tahun ini peluang terbanyak ditempati oleh tenaga pendidik seperti guru dan dosen; serta tenaga kesehatan seperti perawat, dokter, dan lain sebagainya.

"Kemungkinan guru, tenaga kesehatan dan jabatan fungsi tertentu yang benar-benar dibutuhkan‎," kata Herman saat berbincang dengan Liputan6.com.

Instansi inipun sedang bekerja keras dalam menentukan berapa kuota masing-masing formasi yang dibutuhkan tersebut.

"Saat ini usulan formasi dari instansi sudah, sedang dilakukan penelaahan oleh Kemenpan untuk selanjutnya ditetapkan‎," papar dia.

Tetapi, Herman belum dapat memastikan kapan waktu penelaahan tersebut akan segera dituntaskan. "Tunggu saja ya," tutup dia.


Seleksi CPNS Bersih Bebas Dari KKN

Menteri Yuddy Chrisnandi mengakui pada proses seleksi CPNS sebelum-sebelumnya pernah ada oknum yang tidak adil. Ini bisa dibuktikan dengan adanya kasus praktik KKN yang dilakukan oleh pejabat yang menempatkan saudara dan keluarga atau rekan mereka menjadi PNS di instansi pemerintah.

Yuddy menjamin istilah "PNS Titipan" yang dulu sempat ada dan pululer tidak akan pernah ada lagi dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) seperti yang sudah pernah diterapkan di seleksi CPNS 2014 lalu.

"Dulu memang ada istilah titipan pejabat, sekarang tidak ada lagi. Kalau ada yang mengatakan bisa nitip, bohong itu. Dengan menggunakan sistem CAT, seleksi CPNS akan berlangsung transparan dan objektif. Kami jamin tidak ada KKN, tidak ada bayar-bayaran‎,"‎ kata Yuddy.(Nrm/zul)

Sumber :Liputan6.com
http://bisnis.liputan6.com/read/2487367/siap-siap-rekrutmen-cpns-2016-kembali-dibuka

Tes CPNS itu sebenarnya mudah apabila kita tahu trik untuk menghadapinya, gampang untuk dikerjakan apabila tahu cara menjawabnya. Pelajari panduan menguasai soal-soal latihan CPNS 2017 terbaru, baca selengkapnya Soal Latihan CPNS 2017