Searching...
Kamis, 19 November 2015

Seperti Ini Rencana Penerimaan Seleksi CPNS


Berita CPNS yang selama ini simpang siur akhirnya mendapatkan kepastian dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) bahwa tahun depan akan tetap dilaksanakan dengan kuota cukup terbatas.

Seperti yang dikutip dari surat kabar JPNN (Group), Asdep Koordinasi Kebijakan, Penyusunan, Evaluasi Program dan Pembinaan SDM KemenPAN-RB Bambang Dayanto Sumarsono‎ membeberkan akan ada rencana rekrutmen tes CPNS tahun.

 Moratorium CPNS, tapi masih juga ada rekrutmen, bisa dijelaskan Pak?
Memang ada kebijakan pemerintah memoratorium CPNS selama lima tahun. Tetapi tolong jangan salah dalam mengartikannya karena moratorium itu adalah membatasi jumlah kuota yang ada yang sesuai dengan kebutuhan setiap instansi terkait.

Maksutnya di sini adalah adapun kuota CPNS yang diberikan untuk menggantikan PNS yang sudah memasuki masa pensiun di tiap lembaga maupun instansi yang membutuhkan.

Tujuan diberlakukan peraturan ini agar lowongan CPNS yang diberikan bukan karna semata daerah tersebut mengingikan Dana Alokasi Umum (DAU) lebih banyak, melainkan murni karena membutuhkan aparatur dalam suatu instansi agar dapat mempercepat kerja birokrasi.

 Jadi berapa alokasi CPNS tahun depan?

Tercatat ada sekitar 120 ribu PNS yang akan memasuki masa pensiun. Tetapi, jumlah pensiun yang ada bukan berarti semuanya kita rekrut. Prinsip yang akan dipakai adalah Zero Growth, artinya PNS yang tidak boleh diberi kesempatan menambah PNS malah akan dikurangi dengan maksut agar beban belanja pegawai di APBN dapat dipangkas secara signifikan.

Itulah sebabnya, meski jumlah pensiunannya mencapai lebih dari 100 ribu yang akan menggantikan tidak sebanyak itu. Ya maksimal 100 ribulah.

Sudah pasti tidak ada penambahan lebih dari itu Pak?

Ya iyalah, wong dananya kan tidak ada. Ini saja untuk pengadaan CPNS, akan diambil dari penghematan anggaran instansi terkait. Untuk gajinya kan sudah tertata di APBN, jadi sudah aman itu.

Anggaran pengadaan CPNS akan kami upayakan juga di APBNP, namun kami sudah menyiapkan antisipasinya. Untuk pengadaan satu CPNS, butuh anggaran sekitar Rp 4 jutaan, itu sebabnya yang direkrut tidak banyak. Ini hanya agar masyarakat bisa tahu kalau pemerintah punya niatan serius merekrut pegawai baru.
Formasi tahun depan apa saja Pak?

‎Yang direkrut adalah tenaga di bidang pendidikan, kesehatan, dan penegak hukum.  Tenaga kesehatan terdiri dari bidan PTT, dokter PTT, perawat, tenaga kesehatan lainnya. Kuota yang disiapkan sekitar 42 ribu. Untuk tenaga kesehatan bidan PTT dan dokter PTT, Kemenkes harus berkoordinasi dengan Pemda. Sebab, pemdalah yang mengetahui keberadaan mereka meskipun tenaga PTT ini mengantongi SK Menkes.‎

Formasi tenaga pendidik diprioritaskan untuk guru 3T (terluar, terdepan, tertinggal) jumlahnya sekitar 3000-an.  Formasi tenaga penegak hukum sekitar 1000-an sesuai usulan dari Mahkamah Agung (MA). Guru 3T akan diprioritaskan, berapapun yang diajukan Kemdikbud untuk 3T akan diberikan karena ini mendukung program presiden.

Selain tiga formasi tersebut, pemerintah juga mengalokasikan untuk lulusan sekolah ikatan dinas sekitar 5000-an. Sekolah ikatan dinas ini antara lain Sekolah Tinggi Sandi Negara milik Lemsaneg, Sekolah Tinggi Intelegen (BIN), Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (BPS), serta sekolah untuk penjaga sipir/lapas dan imigrasi (Kementerian Hukum dan HAM).‎ Selain itu, ada juga sekolah D2 dan D3 Perpajakan milik Kementerian Keuangan, sekolah pengamat gunung berapi (BMKG), dan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) (Kemendagri).

Kalau ditotal jumlahnya tidak sampai 100 ribu, formasi lainnya bagaimana Pak?

Nah itu kita ambil dari‎ pelamar umum, seperti lulusan cumlaude. Mereka ini direkrut lewat jalur khusus. Selain itu ada juga formasi untuk berkebutuhan khusus. Formasi lainnya untuk tenaga teknis lainnya yang sangat dibutuhkan. Sedangkan tenaga administrasi tidak dibuka karena ini jabatan fungsional yang terlalu umum.

Bagaimana tenaga fungsional lain seperti penyuluh yang dibutuhkan juga?

Untuk tenaga penyuluh yang sudah mengabdi dan jumlah sekitar 20 ribuan, akan kami arahkan ke P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). P3K itu sama saja dengan PNS, kesejahteraannya sebanding. Kalau dimasalahin tentang pensiun, kan bisa dibahas dengan instansinya, misalnya dimasukkan ke dalam BPJS.


Sistem rekrutmen seperti tahun-tahun sebelumnya?

Iya, jadi pendaftarannya tetap menggunakan sistem online agar tidak terjadi permainan. Tesnya terdiri dari tes kompetensi dasar (TKD) dan tes kompetensi bidang (TKB). Agar lagi transparan, mekanisme tes menggunakan sistem computer assisted test (CAT). TKD yang diujikan meliputi tes intelegensia umum (TIU), tes karakteristik pribari (TKP), dan tes wawasan kebangsaan (TWK). Prosentase kelulusannya 60 persen TKD, 40 persen TKB. Nantinya semuanya diolah oleh Panselnas. (Sumber jpnn)

Tes CPNS itu sebenarnya mudah apabila kita tahu trik untuk menghadapinya, gampang untuk dikerjakan apabila tahu cara menjawabnya. Pelajari panduan menguasai soal-soal latihan CPNS 2017 terbaru, baca selengkapnya Soal Latihan CPNS 2017