Searching...
Rabu, 16 September 2015

Ahok : Lulusan IPDN Wajib Mengikuti Seleksi Penerimaan CPNS


Bapak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta baru-baru ini menyarankan agar moratorium penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) juga diberlakukan kepada alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Hal iji disampaikan oleh Basuki di dalam pertemuan dengan Ketua Dewan Pengurus Nasional Ikatan Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (DPNIKAPTK) Djohermansyah Djohan, di Balai Kota, Senin kemarin (14/9/2015).
Ahok : Lulusan IPDN Wajib Mengikuti Seleksi Penerimaan CPNS
"Saya tawarkan begini IPDN seperti STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara), setelah lulus akumni tersebut masih harus bertanding dengan yang lain. Kalau di luar Jakarta bisa saja lulusan IPDN otomatis langsung jadi PNS, tetapi kalau daerah yang sudah banyak universitasnya seperti DKI, maka lulusan IPDN pun harus ikut tes penerimaan CPNS," Ungkap Ahok

Sebenarnya sudah cukup jelas seperti yang tertulis dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), sebuah jabatan ditentukan bukan dari karier kepamongan akan tetapi dari seleksi terbuka dengan kombinasi tes kompetensi berbasis computer assisted test (CAT), makalah, dan wawancara psikologi.

Ahok mengatakan sangat senang dengan adanya pertemuan itu. Ahok mengatakan Djohermansyah yang juga menjabat sebagai Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bisa memikirkan nasib IPDN ke depannya.

"Satu tahun itu ada kurang lebih 1.500 orang alumni yang lulus dari IPDN di seluruh Indonesia dan yang masuk ke (Pemprov) DKI cuma 10 atau 11 orang, berarti enggak ada artinya dibanding 1.000 CPNS yang kami terima. Tetapi kalau ada moratorium CPNS, maka lima tahun berturut-turut isinya IPDN. Artinya pejabat teras isinya cuma lulusan IPDN dan inilah yang menurut saya tidak fair, tidak adil," kata Basuki.

Menanggapi hal itu, Djohermansyah mengatakan adanya kebijakan moratorium penerimaan CPNS baru-baru ini adalah kebijakan pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Sehingga jika memang Basuki ingin mengusulkan langsung perihal moratorium tersebut langsung saja kepada Bapak Presiden Jokowi.

"Kita analogikan seandainya UNPAD (Universitas Padjajaran) dibubarkan, apa Anda mau? Hanya gara-gara prestasi Anda tidak bagus, kan tidak terima Anda. Demikian juga kalau ada oknum pegawai alumni IPDN yang tidak bagus, apa berarti yang dibubarkan sekolahnya? Jadi kalau usulan bukan berdasarkan pemikiran panjang ini yang nantinya membuat kawan-kawan minta penjelasan. Tentunya tidak ada pembubaran IPDN," kata Djohermansyah.

Tes CPNS itu sebenarnya mudah apabila kita tahu trik untuk menghadapinya, gampang untuk dikerjakan apabila tahu cara menjawabnya. Pelajari panduan menguasai soal-soal Latihan CPNS KEMENTERIAN DAN LEMBAGA NEGARA 2017, baca selengkapnya Soal Latihan CPNS KEMENTERIAN DAN LEMBAGA NEGARA 2017